SEJAHTERA TANPA PUNGUTAN....!!!

Semua transaksi dilakukan dengan GRATIS, tanpa penambahan harga, tanpa potongan, tanpa pungutan apapun...

AMAN DALAM SETIAP TRANSAKSI

MANACKO memastikan semua transaksi berjalan dengan aman tanpa PENIPUAN dan tanpa RIBA

PENJUAL TERVERIFIKASI...

Hanya penjual terverifikasi yang bisa berjualan, sehingga potensi penipuan bisa dihilangkan...

PRODUK TERVERIFIKASI...

Hanya produk yang telah diverifikasi yang bisa tampil pada KATALOG customer...

Event


Kategori Berita


icon-kategori

KAJIAN

icon-kategori

KIAT USAHA

icon-kategori

BERITA

icon-kategori

LAINNYA

Berita Terbaru


KIAT USAHA

7 Strategi Meningkatkan Penjualan Tanpa Mengorbankan Kejujuran

Setiap pengusaha tentu ingin meningkatkan penjualan dan memperoleh keuntungan yang lebih baik.Namun, dalam Islam, peningkatan keuntungan tidak boleh dilakukan dengan cara menipu, merugikan pelanggan, atau memberikan informasi yang tidak benar.Strategi pemasaran yang baik harus dapat menarik pembeli sekaligus menjaga kejujuran dan kepercayaan.Berikut tujuh strategi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha.1. Tampilkan Produk dengan Menarik dan JujurGunakan foto produk yang jelas, pencahayaan yang baik, dan tampilan yang rapi.Pastikan foto sesuai dengan barang yang dijual. Jangan menggunakan gambar yang menimbulkan kesan berbeda dari kondisi produk sebenarnya.2. Tulis Deskripsi Produk secara LengkapBerikan informasi mengenai:Nama dan jenis produk.Ukuran, berat, atau spesifikasi.Bahan atau komposisi.Kondisi dan kualitas produk.Harga dan ketentuan pembelian.Deskripsi yang jelas membantu pembeli merasa yakin sebelum memesan.3. Tentukan Harga yang Wajar dan TransparanHitung biaya pembelian, produksi, operasional, dan keuntungan yang ingin diperoleh.Islam tidak menetapkan satu persentase keuntungan yang berlaku untuk seluruh perdagangan. Namun, penjual tetap wajib menghindari penipuan, manipulasi, dan praktik yang dilarang.4. Berikan Pelayanan yang RamahPelayanan yang baik dapat menjadi pembeda antara satu toko dan toko lainnya.Jawab pertanyaan dengan sopan, berikan informasi yang dibutuhkan, dan bantu pelanggan memilih produk yang sesuai.Rasulullah SAW bersabda:"Allah merahmati seseorang yang bersikap mudah ketika menjual, ketika membeli, dan ketika menagih haknya."(HR. Bukhari)5. Gunakan Promosi yang BenarDiskon dan penawaran khusus dapat membantu meningkatkan penjualan.Namun, hindari praktik seperti menaikkan harga terlebih dahulu untuk menciptakan diskon palsu, membuat klaim produk yang tidak terbukti, atau mengumumkan stok terbatas padahal tidak benar.6. Jaga Kualitas Produk dan PengirimanPastikan produk diperiksa sebelum dikirim.Gunakan kemasan yang sesuai agar barang terlindungi selama perjalanan.Jika terjadi keterlambatan atau kendala pengiriman, komunikasikan kepada pembeli dengan baik.7. Bangun Hubungan Jangka Panjang dengan PelangganJangan hanya berfokus pada satu transaksi.Pelanggan yang puas dan percaya berpotensi kembali berbelanja serta merekomendasikan toko kepada orang lain.Berikan pengalaman belanja yang konsisten, mulai dari pemesanan hingga barang diterima.Mengapa Strategi Jujur Lebih Baik?Strategi yang mengandalkan kebohongan mungkin menghasilkan penjualan sesaat, tetapi berisiko merusak reputasi usaha.Sebaliknya, kejujuran dan pelayanan berkualitas membantu menciptakan hubungan bisnis jangka panjang.PenutupMeningkatkan penjualan tidak harus dilakukan dengan cara yang bertentangan dengan ajaran Islam.Dengan pemasaran yang menarik, informasi yang transparan, harga yang jelas, dan pelayanan yang baik, pengusaha dapat mengembangkan bisnis sambil menjaga amanah.Bersama Manacko, tingkatkan penjualan dengan kejujuran dan bangun usaha yang dipercaya pelanggan.
  • 18 jam lalu
KIAT USAHA

Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan dalam Bisnis Online

Perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk melakukan jual beli secara online.Penjual dapat menawarkan produknya kepada pelanggan dari berbagai daerah tanpa harus memiliki toko fisik.Namun, salah satu tantangan terbesar dalam perdagangan online adalah membangun kepercayaan.Pembeli sering kali tidak dapat memeriksa produk secara langsung sehingga membutuhkan informasi yang jelas dan penjual yang bertanggung jawab.Kepercayaan adalah Modal UtamaDalam Islam, menjaga amanah merupakan kewajiban yang sangat penting.Allah SWT berfirman:"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya."(QS. An-Nisa: 58)Prinsip amanah juga berlaku dalam kegiatan perdagangan, termasuk transaksi online.Berikut beberapa langkah membangun kepercayaan pelanggan.1. Gunakan Identitas Penjual yang JelasCantumkan nama toko, informasi usaha, serta kontak yang dapat dihubungi.Identitas yang jelas membantu pembeli mengetahui dengan siapa mereka bertransaksi.2. Lengkapi Informasi ProdukTampilkan nama, foto, spesifikasi, harga, dan ketersediaan barang secara benar.Jangan menyembunyikan informasi penting yang dapat memengaruhi keputusan pembeli.3. Pastikan Produk Sesuai PesananProduk yang dikirim harus sesuai dengan informasi dan kesepakatan transaksi.Jika terdapat perubahan atau kendala ketersediaan, komunikasikan terlebih dahulu kepada pembeli.4. Berikan Respons yang Cepat dan SopanPembeli sering memiliki pertanyaan sebelum melakukan pemesanan.Respons yang baik menunjukkan keseriusan penjual dalam memberikan pelayanan.5. Jaga Ketepatan PengirimanProses pesanan sesuai waktu yang disepakati dan informasikan apabila terjadi keterlambatan.Jangan memberikan janji pengiriman yang tidak realistis hanya untuk menarik pelanggan.6. Tanggapi Keluhan dengan Tanggung JawabKeluhan pelanggan dapat menjadi kesempatan memperbaiki kualitas usaha.Dengarkan masalah yang disampaikan, periksa kondisi transaksi, dan tawarkan penyelesaian yang adil sesuai ketentuan yang telah disepakati.7. Bangun Reputasi melalui Pelayanan KonsistenReputasi toko dibangun melalui pengalaman nyata pelanggan.Kualitas produk, komunikasi yang baik, dan pemenuhan janji perlu dijaga dalam setiap transaksi.Hindari penggunaan ulasan palsu atau manipulasi penilaian untuk meningkatkan reputasi toko.8. Manfaatkan Sistem Verifikasi PenjualVerifikasi identitas penjual dapat membantu meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko penyalahgunaan akun.Namun, verifikasi bukan jaminan bahwa seluruh transaksi pasti bebas dari penipuan. Penjual dan pembeli tetap harus berhati-hati serta mengikuti prosedur keamanan transaksi.9. Gunakan Proses Transaksi yang JelasPastikan pembeli memahami harga produk, biaya yang berlaku, metode pembayaran, dan ketentuan pengiriman sebelum menyelesaikan pemesanan.Hindari meminta pembayaran di luar prosedur resmi platform apabila hal tersebut bertentangan dengan ketentuan layanan.PenutupKepercayaan pelanggan tidak dibangun melalui janji besar, tetapi melalui kejujuran dan tanggung jawab yang dilakukan secara konsisten.Dalam Islam, perdagangan yang baik bukan hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjaga hak serta kepentingan setiap pihak yang terlibat.Manacko hadir dengan semangat "Aman dalam Setiap Transaksi" untuk mendorong ekosistem perdagangan yang lebih transparan, amanah, dan saling menguntungkan.Penjual amanah, pembeli percaya, usaha berkembang dengan berkah.
  • 18 jam lalu
KIAT USAHA

Bisnis Tanpa Riba: Cara Mengembangkan Usaha secara Halal

Modal merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menjalankan usaha. Namun, seorang pengusaha Muslim perlu memperhatikan bukan hanya jumlah modal yang diperoleh, tetapi juga bagaimana cara mendapatkan dan mengelolanya.Islam memperbolehkan aktivitas perdagangan dan mencari keuntungan, tetapi melarang riba.Allah SWT berfirman:"Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."(QS. Al-Baqarah: 275)Ayat ini menjadi dasar penting bagi umat Islam untuk membangun kegiatan ekonomi yang halal dan adil.Apa Itu Riba?Secara sederhana, riba merupakan tambahan yang dilarang syariat dalam transaksi tertentu, termasuk tambahan yang dipersyaratkan atas pinjaman uang.Tidak semua keuntungan atau selisih harga merupakan riba. Keuntungan dari jual beli yang memenuhi ketentuan syariah berbeda dengan tambahan yang berasal dari akad pinjaman berbunga.Karena itu, penting memahami jenis akad sebelum melakukan transaksi.1. Utamakan Modal SendiriApabila memungkinkan, mulailah usaha menggunakan tabungan atau modal yang telah dimiliki.Usaha dapat dimulai dari skala kecil untuk mengurangi kebutuhan pembiayaan dan risiko keuangan.2. Kembangkan Usaha dari KeuntunganSisihkan sebagian keuntungan untuk menambah stok barang, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki pelayanan, atau memperluas pemasaran.Cara ini dapat membantu usaha berkembang secara bertahap.3. Pertimbangkan Kerja Sama Bagi HasilDalam ekonomi Islam dikenal beberapa bentuk kerja sama usaha, seperti:Mudharabah: kerja sama antara pemilik modal dan pengelola usaha dengan pembagian keuntungan sesuai kesepakatan serta ketentuan syariah.Musyarakah: kerja sama usaha ketika para pihak berkontribusi modal dan berbagi keuntungan berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian modal mengikuti ketentuan akad.Pastikan hak, kewajiban, risiko, dan pembagian keuntungan disepakati dengan jelas.4. Hindari Pembiayaan yang Mengandung RibaSebelum mengambil pembiayaan, perhatikan dengan teliti:Jenis akad yang digunakan.Sumber keuntungan pemberi pembiayaan.Besarnya kewajiban pembayaran.Ketentuan keterlambatan.Hak dan kewajiban setiap pihak.Apabila menggunakan lembaga keuangan syariah, pastikan akad dan pelaksanaannya sesuai prinsip syariah, bukan sekadar menggunakan istilah Islami.5. Catat Semua Transaksi KeuanganPembukuan yang baik membantu pengusaha mengetahui kondisi usaha dan mencegah perselisihan.Catat setiap pemasukan, pengeluaran, utang, piutang, serta kewajiban kepada pihak lain.6. Hindari Utang yang Tidak ProduktifJangan memaksakan pengembangan usaha hanya demi terlihat besar.Pertimbangkan kemampuan membayar, kebutuhan nyata usaha, dan risiko yang mungkin terjadi.7. Bangun Usaha dengan Prinsip KeadilanIslam mengajarkan agar transaksi dilaksanakan atas dasar kerelaan para pihak, kejelasan kesepakatan, dan tidak merugikan orang lain.Allah SWT berfirman:"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu."(QS. An-Nisa: 29)PenutupMengembangkan bisnis tanpa riba membutuhkan pengetahuan, perencanaan, kedisiplinan, serta komitmen untuk menjalankan usaha sesuai syariat.Pertumbuhan usaha tidak harus berlangsung cepat. Yang terpenting adalah usaha memiliki fondasi yang sehat, transaksi yang jelas, dan sumber penghasilan yang halal.Melalui Manacko, mari mendukung perdagangan yang aman, adil, dan sesuai prinsip muamalah Islam.
  • 18 jam lalu
KIAT USAHA

Jujur dalam Berdagang: Kunci Kepercayaan dan Keberkahan Usaha

Dalam dunia bisnis, kepercayaan pelanggan merupakan salah satu aset yang paling berharga. Kepercayaan tidak bisa dibangun dalam sehari, tetapi dapat hilang dengan cepat ketika penjual melakukan ketidakjujuran.Islam sangat menekankan kejujuran dalam setiap kegiatan perdagangan. Seorang pedagang tidak hanya bertanggung jawab kepada pembelinya, tetapi juga kepada Allah SWT.Kejujuran Membawa KeberkahanRasulullah SAW bersabda:"Jika keduanya jujur dan menjelaskan keadaan barang, maka diberkahi jual beli keduanya. Jika keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka dihapus keberkahan jual beli keduanya."(HR. Bukhari dan Muslim)Hadis tersebut memberikan pelajaran bahwa keuntungan yang diperoleh melalui ketidakjujuran dapat menghilangkan keberkahan transaksi.1. Sampaikan Kondisi Produk Apa AdanyaPenjual wajib memberikan informasi produk secara benar.Apabila barang memiliki kekurangan, cacat, atau keterbatasan tertentu, sampaikan kepada calon pembeli sebelum transaksi dilakukan.Kejujuran membantu pembeli mengambil keputusan dengan informasi yang jelas.2. Gunakan Foto dan Deskripsi yang SesuaiDalam perdagangan online, pembeli sering kali tidak dapat melihat barang secara langsung.Oleh karena itu, gunakan foto yang benar-benar mewakili produk, tuliskan spesifikasi dengan tepat, dan hindari klaim berlebihan.3. Jangan Memanipulasi HargaHarga jual hendaknya disampaikan secara transparan.Hindari membuat informasi diskon palsu, menyembunyikan biaya tambahan, atau menggunakan cara yang menyesatkan agar pembeli segera melakukan transaksi.4. Tepati Janji kepada PembeliApabila penjual menjanjikan pengiriman pada waktu tertentu, usahakan memenuhi janji tersebut.Jika terjadi kendala, segera informasikan kepada pembeli dan berikan solusi yang baik.5. Bertanggung Jawab atas Keluhan PelangganKesalahan dalam transaksi terkadang tidak dapat dihindari.Pedagang yang amanah tidak menghindari tanggung jawab, tetapi berusaha menyelesaikan keluhan secara adil sesuai kesepakatan.6. Jangan Mengejar Keuntungan dengan MenipuKeuntungan besar tidak berarti jika diperoleh dengan cara merugikan orang lain.Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa menipu kami, maka ia bukan dari golongan kami."(HR. Muslim)Hadis tersebut menunjukkan betapa seriusnya larangan penipuan dalam Islam.Manfaat Kejujuran bagi UsahaKejujuran memberikan banyak manfaat jangka panjang, antara lain:Meningkatkan kepercayaan pembeli.Membangun reputasi toko yang baik.Mendorong pelanggan melakukan pembelian ulang.Mengurangi perselisihan transaksi.Membantu menciptakan usaha yang berkelanjutan.PenutupKejujuran bukan penghalang untuk mendapatkan keuntungan. Justru kejujuran merupakan fondasi untuk membangun usaha yang kuat dan dipercaya masyarakat.Melalui Manacko, mari membiasakan transaksi yang transparan, bertanggung jawab, dan saling menjaga kepercayaan.Jujur dalam berdagang, dipercaya pelanggan, dan mengharap keberkahan dari Allah SWT.
  • 18 jam lalu
KIAT USAHA

10 Kiat Memulai Usaha yang Berkah Menurut Islam

Memulai usaha merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk mencari rezeki yang halal. Dalam Islam, berdagang bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga dapat menjadi jalan ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang sesuai syariat.Kesuksesan usaha tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari keberkahan, kejujuran, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain.Berikut 10 kiat memulai usaha yang berkah menurut Islam.1. Awali dengan Niat yang BaikNiatkan usaha untuk mencari rezeki halal, memenuhi kebutuhan keluarga, membantu sesama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Rasulullah SAW bersabda:"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya."(HR. Bukhari dan Muslim)2. Pilih Produk atau Jasa yang HalalPastikan barang maupun jasa yang diperjualbelikan tidak bertentangan dengan ketentuan Islam. Hindari produk haram, praktik penipuan, dan transaksi yang mengandung unsur riba.3. Mulai dari Kemampuan yang DimilikiTidak perlu menunggu modal besar untuk memulai usaha. Mulailah dari skala kecil sesuai kemampuan, kemudian kembangkan secara bertahap.4. Utamakan KejujuranSampaikan kondisi barang, kualitas, harga, dan informasi produk dengan benar. Jangan menyembunyikan cacat atau kekurangan barang demi mendapatkan keuntungan.5. Bangun Kepercayaan PelangganTepati janji, layani pembeli dengan baik, dan selesaikan pesanan sesuai kesepakatan. Kepercayaan merupakan modal penting dalam membangun usaha jangka panjang.6. Kelola Keuangan dengan TertibPisahkan uang pribadi dari uang usaha. Catat pemasukan, pengeluaran, keuntungan, dan kewajiban pembayaran agar kondisi keuangan dapat dipantau dengan baik.7. Hindari Riba dan Transaksi yang DilarangUsahakan menggunakan sumber modal dan metode transaksi yang halal. Pahami akad jual beli, kerja sama, maupun pembiayaan sebelum menjalankannya.8. Jangan Melupakan IbadahKesibukan berdagang hendaknya tidak membuat kita meninggalkan kewajiban kepada Allah SWT, termasuk salat dan kewajiban agama lainnya.9. Sisihkan Rezeki untuk BerbagiBiasakan bersedekah, membantu orang yang membutuhkan, dan menunaikan zakat apabila telah memenuhi ketentuannya.10. Berusaha, Berdoa, dan BertawakalLakukan perencanaan, pemasaran, dan pelayanan secara maksimal. Setelah berikhtiar, serahkan hasilnya kepada Allah SWT.Allah SWT berfirman:"Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."(QS. Al-Jumu'ah: 10)PenutupMembangun usaha yang berkah membutuhkan perpaduan antara niat yang baik, kerja keras, kejujuran, dan kepatuhan terhadap syariat Islam.Melalui Manacko, mari membangun budaya perdagangan yang amanah, saling menguntungkan, dan memberikan manfaat bagi sesama.Usaha halal, transaksi aman, rezeki penuh keberkahan.
  • 18 jam lalu
BERITA

Transformasi Digital UMKM 2025: Kolaborasi Strategis untuk Masa Depan Lebih Cerah

Seiring dengan berkembangnya teknologi digital, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia semakin dituntut untuk beradaptasi agar tetap relevan dalam persaingan global. Pemerintah Indonesia, melalui berbagai inisiatif, terus mendorong digitalisasi UMKM sebagai salah satu pilar utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.Pada tahun 2025, transformasi digital UMKM diprediksi akan memainkan peran kunci dalam meningkatkan daya saing dan kontribusi sektor ini terhadap PDB nasional. Dalam upaya mencapai hal tersebut, kolaborasi antara berbagai pihak—mulai dari pemerintah, penyedia teknologi, hingga pelaku usaha itu sendiri—merupakan faktor penting yang akan mendorong UMKM menuju era digital.Pemerintah Dorong Adopsi Teknologi oleh UMKMPemerintah Indonesia telah mencanangkan berbagai kebijakan untuk mendukung adopsi teknologi oleh UMKM. Melalui program-program digitalisasi, pemerintah berharap bisa membantu UMKM mengakses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kemampuan pemasaran secara online. Inisiatif seperti platform e-commerce, pelatihan digital, hingga akses pembiayaan berbasis teknologi, terus digalakkan guna memastikan UMKM tidak tertinggal dalam transformasi digital yang sedang terjadi.Di sisi lain, sektor UMKM juga menunjukkan respons positif terhadap inisiatif tersebut. Banyak pelaku UMKM yang mulai mengintegrasikan teknologi dalam bisnis mereka, mulai dari menggunakan media sosial untuk promosi hingga memanfaatkan sistem manajemen berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi operasional. Namun, tantangan utama yang masih dihadapi adalah kurangnya pemahaman dan sumber daya untuk memanfaatkan teknologi secara optimal.Kolaborasi antara Teknologi dan UMKMTransformasi digital bukan hanya tentang akses ke teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat diintegrasikan dengan baik dalam ekosistem bisnis UMKM. Oleh karena itu, kolaborasi antara penyedia teknologi, pemerintah, dan pelaku usaha sangat diperlukan. Salah satu model kolaborasi yang sedang berkembang adalah kemitraan antara startup teknologi dan UMKM, yang memungkinkan akses ke solusi inovatif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha kecil.Penyedia teknologi memiliki peran penting dalam memberikan solusi yang tepat guna, sementara pemerintah berfungsi sebagai fasilitator dalam hal regulasi dan pembiayaan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan UMKM tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas digital mereka, tetapi juga menciptakan peluang pasar yang lebih luas baik di tingkat nasional maupun internasional.Pelatihan dan Peningkatan Keterampilan DigitalSalah satu elemen penting dalam transformasi digital UMKM adalah peningkatan keterampilan digital. Tanpa pengetahuan yang memadai tentang penggunaan teknologi, UMKM akan kesulitan untuk bersaing. Oleh karena itu, pelatihan dan pendidikan berbasis teknologi perlu menjadi bagian dari strategi pengembangan UMKM.Pemerintah bersama dengan sektor swasta telah meluncurkan berbagai program pelatihan yang mengajarkan pelaku UMKM tentang cara memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar, mengelola keuangan secara digital, dan meningkatkan layanan pelanggan. Program ini diharapkan dapat membantu UMKM yang masih tertinggal untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam operasional mereka.Tantangan yang Masih Dihadapi UMKMMeskipun berbagai inisiatif telah dilakukan, masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi UMKM dalam menjalani transformasi digital. Salah satunya adalah terbatasnya infrastruktur teknologi di beberapa daerah. Meskipun akses internet di kota-kota besar semakin mudah, banyak daerah di luar kota besar yang masih kesulitan mendapatkan akses yang memadai.Selain itu, sebagian besar UMKM di Indonesia masih mengandalkan metode tradisional dalam mengelola bisnis mereka. Beberapa pelaku UMKM mungkin merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan cepat di dunia digital, baik dari sisi teknis maupun mentalitas dalam berbisnis. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan transisi ini berjalan dengan baik.Masa Depan UMKM di Era DigitalMasa depan UMKM Indonesia di era digital sangat bergantung pada bagaimana sektor ini mampu memanfaatkan teknologi untuk mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing. Dengan adopsi teknologi yang tepat, UMKM tidak hanya akan bertahan dalam persaingan pasar, tetapi juga bisa berkembang dengan pesat. Pemerintah, melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung, dan sektor swasta yang menyediakan solusi teknologi, memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan keberhasilan transformasi digital ini.Kolaborasi antara pemerintah, penyedia teknologi, dan pelaku UMKM sendiri adalah kunci utama untuk memastikan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi sebuah tren, tetapi menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan. Oleh karena itu, momentum transformasi digital yang telah dimulai pada 2025 diharapkan akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi perekonomian Indonesia.
  • 515 hari lalu

Galeri


Tidak ada galeri.

Testimoni


Tidak ada testimoni.

Hubungi Kami


alamat

Alamat Kami

Jl. Prof. Muhammad Yamin No. 01 Jombang

alamat

Telepon

08111111111

Apa Yang Bisa Kami Bantu?